<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Koperasi Sinergi Nusantara</title>
	<atom:link href="http://koperasi.peradah.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://koperasi.peradah.org</link>
	<description>bersama sejahtera</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Nov 2011 03:40:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>[peradah-indonesia] Peradah Juara #3 OKP Berprestasi Nasional</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/11/peradah-indonesia-peradah-juara-3-okp-berprestasi-nasional/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/11/peradah-indonesia-peradah-juara-3-okp-berprestasi-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 03:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Swastyastu Atas asung kerta waranugraha Hyang Widhi, akhirnya Peradah Indonesia berhasil meraih juara 3 OKP Berprestasi Nasional tahun 2011 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Penilaian dilakukan sejak akhir Agustus 2011 lalu berdasarkan  aspek kelembagaan OKP, dan aplikasi program kerja yang mendukung pencapaian target MDGs. Setelah melalui seleksi yang ketat dan survey lapangan baik ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Swastyastu</p>
<p>Atas asung kerta waranugraha Hyang Widhi, akhirnya Peradah Indonesia berhasil meraih juara 3 OKP Berprestasi Nasional tahun 2011 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Penilaian dilakukan sejak akhir Agustus 2011 lalu berdasarkan  aspek kelembagaan OKP, dan aplikasi program kerja yang mendukung pencapaian target MDGs. Setelah melalui seleksi yang ketat dan survey lapangan baik ke lokasi program, dan sekretariat di GSP, akhirnya Peradah masuk finalis dan melakukan presentasi pada 09 November 2011 lalu di Hotel Pitagiri, Jakarta Barat.</p>
<p>Pencapaian prestasi ini berkat dukungan segenap komponen Peradah, DPP Peradah, DPK Peradah seluruh Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan untuk bersama-sama memajukan Peradah Indonesia.</p>
<p>Om Shanti Shanti Shanti Om</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/11/peradah-indonesia-peradah-juara-3-okp-berprestasi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SMS DONASI PERADAH</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/11/sms-donasi-peradah/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/11/sms-donasi-peradah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 04:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 16 November 2011 Peradah Indonesia kembali melakukan kerjasama kemitraan dalam mendukung program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Kali ini, Peradah bekerja sama dengan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, PT. XL Axiata Tbk (XL) untuk meluncurkan program SMS Donasi. Melalui program ini, masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui ponsel dengan mengetikkan &#8216;PERADAH&#8217; (tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Pada tanggal 16 November 2011 Peradah Indonesia kembali melakukan kerjasama  kemitraan dalam mendukung program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Kali  ini, Peradah bekerja sama dengan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar  di Indonesia, PT. XL Axiata Tbk (XL) untuk meluncurkan program SMS Donasi.</div>
</div>
<div>
<div>Melalui program ini, masyarakat dapat menyalurkan donasi melalui ponsel  dengan mengetikkan &#8216;PERADAH&#8217; (tanpa tanda kutip) lalu kirim ke 2000 untuk donasi  Rp 2000, atau kirim 5000 untuk donasi Rp 5000, maka para pengguna XL Prabayar  dan Pascabayar telah berkontribusi terhadap keberlanjutan program PMBN sebagai  program pemberdayaan ekonomi masyarakat.</div>
<div>Program SMS Donasi ini merupakan periode kedua bagi XL. Sebelumnya, XL  telah bekerjasama dengan beberapa lembaga antara lain World Wide Fund (WWF),  UNICEF, ICT Watch, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), YCAB, PDS HB Jassin Koin  Sastra, Dompet Dhuafa, PKPU, dan Yayasan Wakaf Center. Untuk periode kedua  dimulai hari ini sampai dengan 15 Mei 2012 dengan penambahan mitra Peradah  Indonesia, Pundi Amal SCTV, dan WVI.</div>
<div>Jadi, kepada para pengguna XL mari berdonasi untuk mendukung pemberdayaan  ekonomi umat. Kalau di Jakarta, kita dengan enteng bisa mengeluarkan selembar  uang dua ribuan untuk parkir kendaraan. Kalau hal yang sama kita lakukan untuk  umat, tentu akan membuahkan hasil yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi umat  Hindu.</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/11/sms-donasi-peradah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu Tahun Koperasi Sinergi Nusantara</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/08/satu-tahun-koperasi-sinergi-nusantara/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/08/satu-tahun-koperasi-sinergi-nusantara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 08:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) merupakan salah satu program strategis Peradah Indonesia sebagai organisasi kepemudaan dalam mencapai kemandirian organisasi dan anggota.  KSN yang dideklarasikan di Palembang, Sumatera Selatan pada 7 Agustus 2010 lalu diharapkan mampu menjadi inkubator bisnis di kalangan pemuda khususnya Pemuda Hindu di Indonesia. Menurut Komang Adi Setiawan Ketua Umum Peradah Indonesia, melalui infrastruktur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koperasi</strong> Sinergi Nusantara (KSN) merupakan salah satu program strategis Peradah Indonesia sebagai organisasi kepemudaan dalam mencapai kemandirian organisasi dan anggota.  KSN yang dideklarasikan di Palembang, Sumatera Selatan pada 7 Agustus 2010 lalu diharapkan mampu menjadi inkubator bisnis di kalangan pemuda khususnya Pemuda Hindu di Indonesia. Menurut Komang Adi Setiawan Ketua Umum Peradah Indonesia, melalui infrastruktur ekonomi, KSN dapat menjembatani potensi-potensi ekonomi   menjadi sebuah jaringan bisnis bagi pemuda Hindu di Indonesia. &#8220;Kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota dengan mengoptimalkan sumber daya ekonomi dan bisnis yang ada,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Meskipun dalam proses kepengurusan dokumen resminya banyak mengalami kendala, mulai dari menyatukan visi para pendiri hingga kepengurusan dokumen legal, akhirnya Koperasi Sinergi Nusantara  memperoleh badan hukum sebagai koperasi primer nasional, izin simpan pinjam, izin perdagangan, dan kelengkapan dokumen lainnya pada akhir Juni lalu.</p>
<p>Selain legalitas dan dokumentasi tersebut, Wayan Sudane Ketua Pengurus KSN menyampaikan bahwa beberapa model bisnis telah direalisasikan, antara lain:</p>
<p><strong>Program kemitraan</strong></p>
<p>Program kemitraan yang dilakukan KSN mengacu kepada fungsi fasilitator maupun inkubator dalam menumbuhkembangkan kewirausahaan khususnya bagi para pemuda Hindu Indonesia.  Dalam kemitraan, Koperasi menjembatani para calon wirausaha/ pengusaha mikro, kecil, maupun menengah dalam akses dana sebagai modal usaha, peningkatan kompetensi usaha, hingga pemasaran produk.</p>
<p>Hingga saat ini, mitra KSN dalam program PMBN antara lain:</p>
<p>Sulawesi Tengah – Desa Purwosari Kabupaten Parimo, usaha pertanian.<br />
Jawa Timur – Kecamatan Tosari, Pasuruan bagi umat Hindu Jawa (Tengger). Terdapat lima unit usaha antara lain warung klontong, warung bakso, bengkel, budidaya kubis.<br />
DIY &#8211; Gunung Kidul terdapat dua unit usaha berupa warung angkringan.<br />
Lampung – Pringsewu usaha budidaya lele.</p>
<p><strong>Srikandi Tours and Travel</strong></p>
<p>Usaha ini berada di Grha Sinergi Peradah, Jl. Tebet Barat Dalam IV no. 10 Jakarta Selatan. Usaha ini masih dalam tahap pengembangan agar benar-benar optimal menjadi unit usaha yang profesional. info lebih lanjut http://srikanditours.blogspot.com</p>
<p><strong>Kesuna<em> (Clothing &amp; Accessories)</em></strong></p>
<p>Usaha ini juga masih dikembangkan baik dari pengelolaan dan model bisnisnya.<br />
info lebih lanjut http://kesuna.blogspot.com / kesuna.peradah.com</p>
<p><strong>Simpan Pinjam</strong></p>
<p>Simpan Pinjam dikembangkan oleh Unit Simpan Pinjam KSN. Saat ini telah mencoba untuk melayani anggota dengan menerima simpanan dan menyalurkan pinjaman. Hingga saat ini sudah terdapat tujuh anggota yang dilayani oleh USP.</p>
<p>Adapun Alamat Operasional Usaha :    Grha Sinergi Peradah Jl. Tebet Barat Dalam IV No. 10, Jakarta Selatan 12810 dengan nomor Telp/ Fax: 021 82 901 37.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/08/satu-tahun-koperasi-sinergi-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Koperasi ke 64</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/07/selamat-hari-koperasi-ke-64/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/07/selamat-hari-koperasi-ke-64/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 04:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Hari ini (12/7), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-64. Peringatan tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB di Gedung Istora Senayan, Jakarta. Tema peringatan Hari Koperasi ke-64 adalah Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera. Tema ini mengandung tekad dan semangat supaya koperasi semakin tumbuh kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat dan soko guru perekonomian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA. Hari ini (12/7), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-64. Peringatan tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB di Gedung Istora Senayan, Jakarta.</p>
<p>Tema peringatan Hari Koperasi ke-64 adalah Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera. Tema ini mengandung tekad dan semangat supaya koperasi semakin tumbuh kuat sebagai gerakan ekonomi rakyat dan soko guru perekonomian nasional sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.</p>
<p>Setelah menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi, SBY langsung menuju pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma pada pukul 13.00 WIB. Ini dalam rangka kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI 2011.</p>
<p>Seperti diketahui, gerakan koperasi berawal 12 Juli 1947 silam. Gerakan ini merupakan tonggak sejarah untuk melakukan perubahan kondisi ekonomi rakyat pada waktu itu.</p>
<p>Para tokoh koperasi berkumpul di Tasikmalaya untuk menyelenggarakan Kongres Koperasi I pada Tanggal 12 Juli 1947, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/07/selamat-hari-koperasi-ke-64/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Socialpreneur Siap Memberikan Kontribusi</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/07/socialpreneur-siap-memberikan-kontribusi/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/07/socialpreneur-siap-memberikan-kontribusi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 04:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Kesulitan hidup yang dihadapi orang lain menjadi spirit sejumlah orang untuk berbuat yang bermanfaat. Hal itulah yang dilakukan para wirausaha sosial (social entrepreneur). Mereka hadir di tengah banyaknya masyarakat yang hanya mengejar kesenangan dan keuntungan pribadi. Saat ini sejumlah wirausahawan sosial mulai bermunculan. Sejumlah bidang menjadi perhatian mereka.Umumnya langkah mereka diawali dengan realitas lingkungan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesulitan hidup yang dihadapi orang lain menjadi spirit sejumlah orang untuk berbuat yang bermanfaat. Hal itulah yang dilakukan para wirausaha sosial (social entrepreneur). Mereka hadir di tengah banyaknya masyarakat yang hanya mengejar kesenangan dan keuntungan pribadi.</p>
<p>Saat ini sejumlah wirausahawan sosial mulai bermunculan. Sejumlah bidang menjadi perhatian mereka.Umumnya langkah mereka diawali dengan realitas lingkungan dan kondisi sosial yang tidak mendukung masyarakat sekitar mereka. Mulai dari lingkungan yang kotor,kesulitan permodalan, keterbelakangan fasilitas hingga perekonomian yang berjalan sangat lambat dan sejumlah masalah lain.</p>
<p>Menghadapi masalah yang ada mereka tidak terlalu mengandalkan bantuan dari pihak lain. Berbagai masalah di atas membuat mereka berpikir tentang langkah efektif untuk memperbaiki, lalu dilanjutkan dengan melakukan sejumlah hal yang bisa memberikan kontribusi pada perbaikan masalah.<span id="more-317"></span></p>
<p>Salah satu contoh wirausaha sosial adalah Haji Chaerudin.Pria yang biasa disapa Bang Idin ini awalnya melihat Kali Pesanggrahan, Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang dekat dengan rumahnya kotor.Dengan mengawali diri, dia menginisiatifi masyarakat sekitar untuk turut menjaga lingkungan hingga terbentuklah Kelompok Tani Sangga Buana.</p>
<p>Akhirnya Kali Pesanggrahan bersih dan layak untuk menjadi tempat wisata. Masyarakat pun memperoleh banyak keuntungan karenanya.”Sekolah saya rendah, saya bukan dosen. Tapi saya adalah rektor universitas, Universitas Kali Pesanggrahan, fakultasnya ilmu paham,”kata Chaerudin.</p>
<p>Berbeda dengan Bang Idin, Masril Koto mendirikan lembaga keuangan mikro agrobisnis Prima Tani (LKMA PT). Lembaga ini diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya petani yang mengalami masalah permodalan. Lembaga ini diawalai dengan menyerap aspirasi masyarakat.</p>
<p>Ia mendirikan lembaga keuangan mikro dengan pendekatan yang otentik lokal, sesuai dengan budaya setempat. LKMA didirikan dengan menjual saham kepada ratusan petani. Menghapus segala pendekatan yang birokratis, kemudian dibuat sederhana dan efektif.Manfaat akan tumbuh dengan diri sendiri ketika kita ngobrol, mainmain, saling berinteraksi.</p>
<p>Itu menjadi suatu bentuk budaya petani, saling menyapa, bersilaturahmi dengan memasak sendiri minuman dan makanan yang dihidangkan bagi para tamunya. Walaupun kesuksesan telah diraih sejumlah wirausaha sosial, bukan berarti pekerjaan ini semudah membalikkan telapak tangan.</p>
<p>Mereka perlu mengetahui apa saja yang memungkinkan dilakukan. Menurut Diyanto Imam, Country Director New Ventures Indonesia,untuk sebuah lembaga yang mendukung pengembangan usaha berbasis lingkungan dan berkelanjutan di negara berkembang, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan isu atau permasalahan yang akan dicoba untuk dihadapi.</p>
<p>”Hal ini penting karena tidak semua isu atau permasalahan dapat dibantu pemecahannya oleh wirausaha sosial. Sebagai contoh, seorang wirausaha sosial mungkin akan lebih dapat membantu secara langsung dalam pemecahan isu tentang sampah di lingkungannya daripada isu tentang global warming,”kata Diyanto Selain itu, pemilihan model bisnis juga harus diperhatikan sejak awal.</p>
<p>Sebagai contoh,apakah kegiatan yang akan dilakukan perlu berbadan hukum atau tidak,apakah kegiatan yang akan dilakukan bergantung sepenuhnya pada hibah (grant) atau tidak.Menurut Diyanto, salah satu tantangan awal yang umum dihadapi adalah merumuskan bentuk pemecahan masalah yang dihadapi.</p>
<p>Penerapan bentuk pemecahan masalah dengan cara yang inovatif, sederhana, dan berpotensi untuk direplikasi dapat membantu pengembangan kegiatan seorang wirausaha sosial ke depannya. Kewirausahaan sosial sering dikaitkan dengan isu pemaduan antara ide pemberdayaan dan dunia usaha.</p>
<p>Menurut Diyanto, secara umum banyak konsep dari dunia usaha (bisnis) yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan wirausaha sosial seperti perencanaan bisnis. Seorang wirausaha sosial sejak awal sudah harus memiliki model bisnis dari kegiatan yang akan dilakukan dengan jelas.</p>
<p>”Maksudnya, jika sejak awal sudah direncanakan bahwa kegiatan akan didukung oleh kegiatan komersial sebagai sumber pendanaan, hal ini akan memudahkan dia untuk membuat rencana dan strategi kegiatan yang relevan (yang tidak bergantung kepada donor),”tambah Diyanto.</p>
<p>Tentu saja dalam hal ini pemilihan isu atau permasalahan yang akan dicoba dihadapi juga menjadi faktor yang menentukan.Karena ada isu atau permasalahan yang lebih menarik atau cocok untuk ”dijual”ke pendonor dan ada isu atau permasalahan yang dapat ”dikomersialkan” yang memungkinkan wirausaha sosial mengakses sumber pendanaan yang beragam dan tidak bergantung pada donor.</p>
<p>”Secara umum, sebuah kegiatan kewirausahaan sosial dapat memberikan pemecahan masalah sosial dan lingkungan dengan cara yang inovatif, sederhana,dan tidak bergantung pada satu sumber pendanaan,” ujar Diyanto.</p>
<p><strong>Peran Sektor Ketiga</strong></p>
<p>Usaha yang dilakukan oleh para wirausaha sosial sering disebut masuk dalam sektor dunia ketiga. Sektor ini berada di antara sektor pemerintah dan swasta. Menurut pakar manajemen dari Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, di Inggris sejak 2006 telah dibentuk office of the third sector, yang dilanjutkan dengan terbentuknya Badan Riset Sektor Ketiga.</p>
<p>Di masa lalu,sebagian di antara para pelaku disebut sebagai NGO (non-governmental organization) dan masih banyak yang bertahan dengan konsep NGO. Sebagian lagi merasa aneh bergerak dengan cara entrepreneurship, entah karena tidak ada kapabilitas sehingga menjadi defensif atau karena karakter entrepreneur itu sendiri selama ini telah menjadi momok yang harus mereka lawan karena terkesan mapan.</p>
<p>Di Amerika Serikat (AS), para wirausaha sosial juga telah mendapat perhatian penting. Sejumlah perguruan tinggi ternama pun untuk memfasilitasi dan membentuk calon wirausaha sosial. Di Harvard Business School ada The Social Entrepreneurship Initiative, sedangkan di Duke University dibentuk The Center for The Advancement of Social Entrepreneurship.</p>
<p>Sejumlah definisi tentang wirausaha sosial bermunculan.Namun bagi salah seorang wirausaha sosial Indonesia, Bambang Ismawan, pengertiannya adalah social development with entrepreneurship solution. Ini sebuah definisi yang sederhana.</p>
<p>Sementara itu,menurut Setyanto P Santosa dalam makalahnya berjudul ”Peran Social Entrepreneurship dalam Pembangunan”, setidaknya ada empat peran wirausaha sosial, yaitu menciptakan kesempatan kerja, melakukan inovasi dan kreasi baru terhadap produksi barang ataupun jasa yang dibutuhkan masyarakat,menjadi modal sosial dan peningkatan kesetaraan (equity promotion). islahuddin</p>
<p>http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/410108/34/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/07/socialpreneur-siap-memberikan-kontribusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terimakasih Atas Suksesnya Pelatihan UMKM di Bromo</title>
		<link>http://koperasi.peradah.org/2011/06/terimakasih-atas-suksesnya-pelatihan-umkm-di-bromo/</link>
		<comments>http://koperasi.peradah.org/2011/06/terimakasih-atas-suksesnya-pelatihan-umkm-di-bromo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jun 2011 05:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koperasi.peradah.org/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[DPN Peradah Indonesia dan Koperasi Sinergi Nusantara menyampaikan terimakasih atas suksesnya penyelenggaraan pelatiha UMKM dan Koperasi yang dilaksanakan pada tanggal 14-15 Mei 2011 di desa Ngadiwono Bromo. Program ini bisa sukses terlaksana karena kerjasama yang kokoh antara DPN Peradah, DPP Peradah Jawa Timur dan DPK Peradah Pasuruan. Kami mengucapkan selamat atas kemufakatan untuk mendirikan Koperasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DPN Peradah Indonesia dan Koperasi Sinergi Nusantara menyampaikan terimakasih atas suksesnya penyelenggaraan pelatiha UMKM dan Koperasi yang dilaksanakan pada tanggal 14-15 Mei 2011 di desa Ngadiwono Bromo. Program ini bisa sukses terlaksana karena kerjasama yang kokoh antara DPN Peradah, DPP Peradah Jawa Timur dan DPK Peradah Pasuruan.</p>
<p>Kami mengucapkan selamat atas kemufakatan untuk mendirikan Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) Pasuruan. Semoga dengan hadirnya KSN di Pasuruan, misi untuk membangun kemandirian organisasi dan pemuda di sana bisa terwujud.</p>
<p>Semoga sukses dan mari terus pererat kerjasama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://koperasi.peradah.org/2011/06/terimakasih-atas-suksesnya-pelatihan-umkm-di-bromo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

